Tutorial Laravel untuk Pemula

Tutorial Laravel untuk Pemula

salam hangat kawan – kawan carikode . sudah lama saya tidak berbagi tutorial, nah, hari ini kita buka tag baru untuk tutorial, yaitu tutorial laravel. untuk yang pertama ini saya beri judul tutorial laravel untuk pemula. karena disini saya akan menjelaskan dulu apa sih laravel itu, kenapa harus menggunakannya, apa bedanya dengan framework lain dan lain – lain. nanti di part2 selanjutnya baru saya akan berbagi tutorial cara instal laravel di localhost, tutorial crud laravel, tutorial membuat aplikasi dengan laravel dll.

Baca juga : membuat pagination di laravel

Apa itu Laravel ?

menurut saya nih ya, laravel itu adalah web framework baru yang lumayan mudah di gunakan, tapi saya enggak merekomendasikannya bagi pemula ya. salah satu kelebihan yang di berikan laravel adalah artisan (nanti saya jelaskan apa itu artisan), kemudian laravel saat ini juga di kembangkan dengan sangat baik karena updatenya lumanyan cepat.

Apa itu artisan ?

yah, ketika pertama sekali mendengarkan kata2 ini jujur saja saya bingung juga. tapi setelah saya pelajari ternyata artisan adalah commend line atau beberapa perintah yang bisa di jalankan melalui terminal untuk bisa memakai resource laravel. contoh untuk membuat database, di laravel kita bisa mencostumize tabel – tabel database tanpa harus membuka phpmyadmin atau console mysql. cukup dengan fitur artisan, nanti saya akan buat posting khusus untuk membahas artisan ini.

Apa bedanya laravel dengan Framework lain ?

ya ya ya… sebenarnya semua framework punya perbedaan masing, dengan kata sederhana semua framework punya kelebihan dan kekurang masing. perbedaannya secara kasat mata mungkin tidak ada, jika kita lihat dari hasil web application yang di hasilkan tapi akan terasa bedanya ketika kita develop web menggunakan laravel. perbedaan yang sangat mencolok adalah pada artisan, karena framework seperti CI, dll itu belum menggunakan fitur ini.

Baca juga  : Tutorial pemrograman:Belajar dasar laravel 5 studi kasus penggajian sederhana

kemudian untuk pembuatan database pada laravel kita bisa menggunakan fitur migrate. apa sih migrate nanti saya jelaskan di posting berikutnya. selain itu laravel juga mempunyai fitur development mode. yah fitur ini dapat di aktifkan jika anda sedang membuild.

tutorial laravel untuk pemula

oke, ini hanya pembuka saja, selanjutnya silahkan baca tutorial laravel untuk pemula mengenai

  • cara instal laravel di localhost [coming soon]
  • tutorial crud laravel [coming soon]
  • membuat aplikasi sederhana dengan laravel [coming soon]
Related Posts
Leave a reply